slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot777slot gacorsitus slot gacor
slot77reseller smmKencang77 Heylinkhttps://www.zeverix.comsmm murahsmm indonesiaslot gacorslot onlineslot gacor hari inikencang77smm panel termurahsmm panel terbaikreseller smm panelsmm panel indonesiaKENCANG77kencang77kencang77 daftarkencang77 loginSlot gacorslot danaslot gacorslot deposit danaslot dana 5000kencang77slot gacorkencang77kencang77slot777slot777kencang77slot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot gacorslot777slot gacorsitus slot gacor
Pertagas OEJA Latih Siswa Tanggap Bencana di SDN 40 Gresik

PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui unit operasinya Operation East Java Area (OEJA) menggelar kegiatan edukasi kesiapsiagaan bencana bertajuk Program Kencana Si Udin di SDN 40 Gresik. Kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati Hari Anak Nasional 2026 dan dirancang untuk latih siswa tanggap bencana secara praktis dan interaktif.

Ilustrasi latih siswa tanggap bencana untuk artikel Pertagas OEJA Latih Siswa Tanggap Bencana di SDN 40 Gresik

Pelaksanaan program berlangsung pada Sabtu (25/7/2026) dan diikuti oleh 55 siswa beserta para guru. Selain menyasar pengetahuan dasar tentang kesiapsiagaan, kegiatan juga memuat pelatihan pemadaman serta pembelajaran melalui empat pos yang masing-masing menghadirkan materi berbeda untuk menstimulasi keterlibatan siswa.

Pelaksanaan Program Kencana Si Udin

Program Kencana Si Udin diadakan di lingkungan sekolah dengan format aktivitas yang terstruktur. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional 2026 dan dilaksanakan oleh OEJA, unit Operation East Java Area dari Pertagas. Jumlah peserta yang terlibat tercatat 55 siswa, didampingi oleh para tenaga pengajar dari SDN 40 Gresik.

Penyelenggara menyediakan empat pos pembelajaran yang dirancang untuk memberikan edukasi kesiapsiagaan bencana secara interaktif. Setiap pos diatur agar siswa dapat memperoleh pengalaman langsung dan memahami langkah-langkah dasar saat menghadapi situasi darurat. Selain itu, program menyertakan sesi pelatihan pemadaman yang dimaksudkan untuk mengenalkan teknik dasar penanggulangan bahaya secara praktis.

Metode pembelajaran dan pelatihan

Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat partisipatif, memberi ruang kepada siswa untuk belajar lewat praktik dan simulasi singkat. Model empat pos pembelajaran memungkinkan materi disampaikan secara bertahap dan variatif, sehingga anak-anak dapat lebih mudah menangkap pesan-pesan kesiapsiagaan.

Pelatihan pemadaman yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memberi pengalaman langsung kepada peserta tentang tindakan awal yang dapat dilakukan ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan darurat. Pendekatan praktis ini diharapkan membantu membangun rasa percaya diri siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesiapsiagaan sejak usia dini.

Tujuan dan harapan kegiatan

Kegiatan ini bertujuan menanamkan keterampilan dasar tanggap bencana pada anak-anak sekolah dasar dan memperkuat peran sekolah serta komunitas dalam mitigasi risiko. Dengan melibatkan 55 siswa dan guru, program berharap dapat menciptakan efek berantai di lingkungan sekolah, di mana pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat disebarluaskan kepada teman sekelas dan keluarga.

Pelaksanaan pada momen Hari Anak Nasional 2026 juga memberi makna tambahan, bahwa perlindungan dan kesiapsiagaan anak merupakan bagian penting dari upaya membangun komunitas yang lebih tangguh terhadap bencana. Kegiatan semacam ini diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program pendidikan kesiapsiagaan yang lebih luas di tingkat sekolah dasar.

Dengan format interaktif dan praktik langsung, program Kencana Si Udin yang dijalankan OEJA Pertagas di SDN 40 Gresik menunjukkan upaya kolaboratif perusahaan dan dunia pendidikan untuk menumbuhkan budaya kesiapsiagaan sejak dini. Harapannya, pengalaman ini tidak hanya memberi pengetahuan teknis singkat, tetapi juga membentuk kesadaran jangka panjang pada anak-anak sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko di lingkungan mereka.

Pertagas OEJA Latih Kesiapsiagaan Bencana pada Siswa SDN 40…

PT Pertamina Gas (Pertagas) melalui unit operasional Operation East Java Area (OEJA) menyelenggarakan kegiatan edukasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada anak sejak usia sekolah. Kegiatan itu berlangsung di SDN 40 Gresik pada Sabtu, 25 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026. Sebanyak 55 siswa dan para guru ikut serta dalam program yang dinamakan Program Kencana Si Udin. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar tentang tanggap darurat dengan pendekatan interaktif, sehingga anak-anak dapat memahami langkah-langkah keselamatan secara praktis.

Program Kencana Si Udin: Tujuan dan Pelaksanaan

Program Kencana Si Udin digelar untuk menanamkan kesadaran dan kemampuan tanggap bencana sejak dini. Pelaksanaan di SDN 40 Gresik menempatkan anak sebagai peserta aktif dalam rangkaian pembelajaran yang disusun secara bertahap. Selama kegiatan, peserta diajak bergerak melalui empat pos pembelajaran yang menyajikan materi berbeda namun saling melengkapi. Metode ini bertujuan agar pengetahuan tentang mitigasi risiko dan tindakan aman saat bencana bisa dipahami dengan lebih mudah oleh siswa SD.

Metode Pembelajaran dan Pelatihan

Pembelajaran disampaikan secara interaktif sehingga anak-anak tidak hanya menerima informasi secara teoretis, tetapi juga berlatih langsung. Selain empat pos pembelajaran, panitia menyediakan sesi pelatihan pemadaman untuk memberi pengalaman praktis menanggulangi kebakaran skala kecil. Pelatihan seperti ini memberi bekal keterampilan dasar yang penting, misalnya cara menggunakan alat pemadam sederhana dan langkah awal penanganan kebakaran sebelum bantuan profesional tiba. Pendekatan praktis diharapkan membuat anak lebih siap dan tidak panik saat menghadapi kondisi darurat.

Peran Sekolah dan Dampak pada Peserta

Partisipasi guru dalam kegiatan ini menjadi elemen penting untuk memastikan transfer pengetahuan berlanjut di lingkungan sekolah setelah program selesai. Dengan keterlibatan tenaga pendidik, materi yang diperkenalkan selama Program Kencana Si Udin dapat diintegrasikan ke dalam aktivitas belajar sehari-hari. Jumlah peserta yang mencapai 55 siswa menunjukkan minat dan kebutuhan akan materi kesiapsiagaan bencana pada tingkat sekolah dasar. Kegiatan yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 juga memberi makna tambahan, menekankan pentingnya memperkuat perlindungan dan keselamatan anak. Kegiatan semacam ini diharapkan dapat menjadi contoh program edukasi serupa di sekolah lain, khususnya di wilayah yang rawan bencana. Meski fokus utama adalah pembelajaran untuk anak, kolaborasi pihak swasta seperti Pertagas OEJA dengan institusi pendidikan menegaskan peran bersama dalam membangun ketahanan komunal. Program Kencana Si Udin di SDN 40 Gresik menegaskan bahwa investasi pada pendidikan kesiapsiagaan bencana sejak dini bukan hanya soal menurunkan risiko, tetapi juga membentuk budaya aman yang berkelanjutan. Kegiatan ini meninggalkan bekal praktis bagi siswa dan membuka peluang bagi sekolah untuk melanjutkan penguatan kapasitas tanggap darurat, baik melalui latihan berkala maupun integrasi materi keselamatan dalam pembelajaran rutin.

Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap, Enam Anggotanya Ikut

Tim gabungan Bareskrim Polri menangkap sedikitnya delapan anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Di yang diamankan teridentifikasi seorang Kasat Narkoba Polres Tangsel beserta enam anggotanya. Peristiwa ini menambah daftar kasus terkait keterlibatan oknum aparat dalam peredaran narkoba yang kini ditangani oleh penyidik Bareskrim. Penindakan dilakukan oleh tim gabungan yang fokus pada upaya pemberantasan jaringan kriminal yang melibatkan aparat penegak hukum.

Penangkapan oleh Bareskrim

Penindakan dilakukan oleh Tim Gabungan Bareskrim Polri yang menyasar jaringan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Operasi tersebut berujung pada penangkapan sejumlah anggota kepolisian yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut. Penyidik dari Bareskrim mengambil langkah penangkapan sebagai bagian dari proses penegakan hukum dan pemeriksaan lanjutan. Rincian lokasi penangkapan, modus operasi jaringan, serta barang bukti tidak dirinci lebih lanjut dalam keterangan awal yang disampaikan.

Jumlah dan identifikasi yang disampaikan

Dalam penanganan ini, sedikitnya delapan anggota kepolisian diamankan. Beberapa di mereka teridentifikasi sebagai Kasat Narkoba Polres Tangsel dan enam anggotanya. Pernyataan resmi menyebutkan keterlibatan mereka dalam jaringan peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang, namun detail peran masing-masing pihak masih dalam proses klarifikasi penyidik. Angka delapan yang disebutkan mencerminkan keseluruhan personel kepolisian yang ditangkap dalam operasi itu. Identifikasi terhadap beberapa tersangka menunjukkan adanya keterlibatan aparat dari satuan narkoba di tingkat kepolisian daerah, sehingga kasus ini menjadi sorotan publik terkait peran serta integritas internal institusi penegak hukum.

Dampak dan langkah lanjutan

Kasus penangkapan anggota kepolisian oleh Bareskrim ini berpotensi mempengaruhi kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian, khususnya satuan yang menangani pemberantasan narkotika. Langkah penyidikan dan transparansi proses hukum menjadi hal penting untuk memastikan akuntabilitas dan menegakkan keadilan. Penyidik Bareskrim diperkirakan akan melanjutkan pemeriksaan untuk mengumpulkan bukti, memetakan jaringan, dan menetapkan status hukum pihak-pihak yang diamankan. Karena kasus ini melibatkan anggota kepolisian, proses investigasi internal dan koordinasi antar unit penegak hukum menjadi bagian dari langkah yang harus ditempuh. Penanganan yang tuntas dan terbuka diharapkan dapat memberi kepastian hukum serta mencegah potensi praktik serupa di masa mendatang. Selain itu, publik menantikan perkembangan selanjutnya tentang proses hukum dan langkah korektif yang akan diambil oleh institusi terkait. Kasus ini menjadi pengingat bahwa upaya pemberantasan narkotika memerlukan pengawasan menyeluruh, termasuk terhadap aparat penegak hukum sendiri. Penyidikan yang berkelanjutan dan kepastian proses hukum akan menjadi kunci bagi penegakan hukum yang tegas dan adil terhadap seluruh pihak yang terlibat.

content-1701

article 838000468

article 838000469

article 838000470

article 838000471

article 838000472

article 838000473

article 838000474

article 838000475

article 838000476

article 838000477

article 838000478

article 838000479

article 838000480

article 838000481

article 838000482

article 838000483

article 838000484

article 838000485

article 838000486

article 838000487

article 838000488

article 838000489

article 838000490

article 838000491

article 838000492

article 838000493

article 838000494

article 838000495

article 838000496

article 838000497

article 5500146

article 5500147

article 5500148

article 5500149

article 5500150

article 5500151

article 5500152

article 5500153

article 5500154

article 5500155

article 5500156

article 5500157

article 5500158

article 5500159

article 5500160

article 5500161

article 5500162

article 5500163

article 5500164

article 5500165

article 5500166

article 5500167

article 5500168

article 5500169

article 5500170

article 5500171

article 5500172

article 5500173

article 5500174

article 5500175

article 5500176

article 5500177

article 5500178

article 5500179

article 5500180

article 5500181

article 5500182

article 5500183

article 5500184

article 5500185

article 5500186

article 5500187

article 5500188

article 5500189

article 5500190

article 5500191

article 5500192

article 5500193

article 5500194

article 5500195

article 5500196

article 5500197

article 5500198

article 5500199

article 5500200

article 5500201

article 5500202

article 5500203

article 5500204

article 5500205

article 5500206

article 5500207

article 5500208

article 5500209

article 5500210

article 5500211

article 5500212

article 5500213

article 5500214

article 5500215

article 5500216

article 5500217

article 5500218

article 5500219

article 5500220

article 5500221

article 5500222

article 5500223

article 5500224

article 5500225

article 5500226

article 5500227

article 5500228

article 5500229

article 5500230

article 5500231

article 5500232

article 5500233

article 5500234

article 5500235

article 5500236

article 5500237

article 5500238

article 5500239

article 5500240

article 7700166

article 7700167

article 7700168

article 7700169

article 7700170

article 7700171

article 7700172

article 7700173

article 7700174

article 7700175

article 7700176

article 7700177

article 7700178

article 7700179

article 7700180

article 7700181

article 7700182

article 7700183

article 7700184

article 7700185

article 992000171

article 992000172

article 992000173

article 992000174

article 992000175

article 992000176

article 992000177

article 992000178

article 992000179

article 992000180

article 992000181

article 992000182

article 992000183

article 992000184

article 992000185

article 992000186

article 992000187

article 992000188

article 992000189

article 992000190

article 992000191

article 992000192

article 992000193

article 992000194

article 992000195

article 992000196

article 992000197

article 992000198

article 992000199

article 992000200

article 2000216

article 2000217

article 2000218

article 2000219

article 2000220

article 2000221

article 2000222

article 2000223

article 2000224

article 2000225

article 2000226

article 2000227

article 2000228

article 2000229

article 2000230

article 2000231

article 2000232

article 2000233

article 2000234

article 2000235

article 2000236

article 2000237

article 2000238

article 2000239

article 2000240

article 2000241

article 2000242

article 2000243

article 2000244

article 2000245

article 2000246

article 2000247

article 2000248

article 2000249

article 2000250

article 2000251

article 2000252

article 2000253

article 2000254

article 2000255

article 2000256

article 2000257

article 2000258

article 2000259

article 2000260

article 2000261

article 2000262

article 2000263

article 2000264

article 2000265

article 2990266

article 2990267

article 2990268

article 2990269

article 2990270

article 2990271

article 2990272

article 2990273

article 2990274

article 2990275

article 2990276

article 2990277

article 2990278

article 2990279

article 2990280

article 2990281

article 2990282

article 2990283

article 2990284

article 2990285

article 2990286

article 2990287

article 2990288

article 2990289

article 2990290

article 2990291

article 2990292

article 2990293

article 2990294

article 2990295

article 2990296

article 2990297

article 2990298

article 2990299

article 2990300

article 2990301

article 2990302

article 2990303

article 2990304

article 2990305

article 2990306

article 2990307

article 2990308

article 2990309

article 2990310

article 2990311

article 2990312

article 2990313

article 2990314

article 2990315

article 2990316

article 2990317

article 2990318

article 2990319

article 2990320

article 2990321

article 2990322

article 2990323

article 2990324

article 2990325

article 2990326

article 2990327

article 2990328

article 2990329

article 2990330

article 2990331

article 2990332

article 2990333

article 2990334

article 2990335

article 2990336

article 2990337

article 2990338

article 2990339

article 2990340

article 2990341

article 2990342

article 2990343

article 2990344

article 2990345

article 2990346

article 2990347

article 2990348

article 2990349

article 2990350

article 2990351

article 2990352

article 2990353

article 2990354

article 2990355

article 0000301

article 0000302

article 0000303

article 0000304

article 0000305

article 0000306

article 0000307

article 0000308

article 0000309

article 0000310

article 0000311

article 0000312

article 0000313

article 0000314

article 0000315

article 0000316

article 0000317

article 0000318

article 0000319

article 0000320

article 0000321

article 0000322

article 0000323

article 0000324

article 0000325

article 0000326

article 0000327

article 0000328

article 0000329

article 0000330

article 9998000441

article 9998000442

article 9998000443

article 9998000444

article 9998000445

article 9998000446

article 9998000447

article 9998000448

article 9998000449

article 9998000450

article 9998000451

article 9998000452

article 9998000453

article 9998000454

article 9998000455

article 9998000456

article 9998000457

article 9998000458

article 9998000459

article 9998000460

article 9998000461

article 9998000462

article 9998000463

article 9998000464

article 9998000465

article 9998000466

article 9998000467

article 9998000468

article 9998000469

article 9998000470

content-1701