Hakimi absen: Hakimi Berpeluang Absen di 32 Besar Piala Dunia

Hakimi absen mungkin menjadi salah satu isu yang harus dihadapi Maroko menjelang fase 32 Besar Piala Dunia. Saat ini Maroko menempati posisi kedua klasemen Grup C dengan empat poin dari dua pertandingan, tertinggal dari Brasil karena selisih gol.

Ilustrasi hakimi absen untuk artikel Hakimi absen: Hakimi Berpeluang Absen di 32 Besar Piala Dunia

Kondisi itu membuat peluang kedua tim untuk lolos ke babak berikutnya cukup besar. Maroko tinggal menjalani satu laga penyisihan melawan Haiti di Atlanta Stadium pada Kamis (25/6) pagi WIB, sementara hasil pertandingan Brasil versus Skotlandia akan menentukan apakah Maroko berpotensi finis sebagai runner-up.

Peluang Maroko di Grup C

Dengan raihan empat poin dari dua laga, Maroko berada di posisi aman untuk memperebutkan satu tiket ke fase gugur. Namun perbedaan selisih gol menempatkan Brasil di puncak, sehingga hasil pertandingan ketiga menjadi penentu. Jika Brasil menang atas Skotlandia, peluang Maroko untuk menutup fase grup sebagai runner-up terbuka lebar.

Dalam skenario tersebut, Maroko kemungkinan besar akan menghadapi lawan dari jalur lain pada babak 32 Besar, sehingga fokus tim kini tertuju pada memastikan satu tiket ke babak berikutnya melalui laga melawan Haiti.

Jadwal penentu dan lokasi laga

Maroko dipastikan menjalani laga terakhir penyisihan Grup C melawan Haiti di Atlanta Stadium pada Kamis (25/6) pagi WIB. Pertandingan ini dipandang sebagai kesempatan bagi Maroko untuk mengamankan posisi dalam dua besar grup, mengingat lawan yang dihadapi merupakan tim yang belum berprestasi di grup tersebut.

Apabila Maroko benar-benar finis sebagai runner-up Grup C, tim akan melakoni pertandingan 32 Besar pada 29 Juni di Stadion yang telah ditetapkan, yaitu Stadion BBVA, Guadelupe, Meskiko. Jadwal dan lokasi ini menjadi titik penting bagi evaluasi skuat jelang fase gugur.

Kemungkinan absennya Hakimi di 32 Besar

Ada kemungkinan Maroko tidak bisa membawa Hakimi jika lolos ke 32 Besar. Hal ini berkaitan dengan kasus pemerkosaan yang terjadi pada 2023 dan disebut sebagai hambatan bagi keikutsertaan pemain tersebut di fase gugur. Situasi ini, jika benar terjadi, akan memunculkan masalah non-teknis yang harus ditangani federasi dan tim pelatih.

Perkembangan lebih lanjut soal status Hakimi dan keputusan federasi belum dipaparkan dalam detail pada informasi yang tersedia. Karena itu, nasib pemain tersebut untuk pertandingan di Stadion BBVA, Guadelupe, Meskiko pada 29 Juni masih bergantung pada keputusan pihak-pihak terkait dan kondisi akhir skuad ketika jadwal 32 Besar semakin dekat.

Impak dan ketidakpastian menjelang fase gugur

Ketiadaan salah satu pemain utama tentu dapat memengaruhi rencana taktik dan komposisi pemain Maroko. Namun pada saat yang sama, hasil akhir di Grup C dan penentuan lawan di babak 32 Besar tetap bergantung pada performa tim dalam laga penyisihan terakhir serta hasil pertandingan lain di grup.

Maroko dan pendukungnya kini menunggu laga melawan Haiti sebagai momen krusial untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya. Sementara itu, kemungkinan absennya Hakimi menjadi faktor tambahan yang menambah ketidakpastian jelang fase gugur Piala Dunia.

Keputusan akhir soal susunan pemain dan apakah Hakimi akan dibawa ke pertandingan 32 Besar diperkirakan baru akan jelas setelah perkembangan administratif dan pertandingan penyisihan terselesaikan. Hingga saat itu, fokus Maroko tetap pada upaya meraih hasil terbaik di laga melawan Haiti dan memastikan langkah ke babak berikutnya.